
Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara pemilik UMKM dalam menjalankan usahanya, termasuk UMKM yang berada di kota Surakarta. Dulu pemasaran hanya mengandalkan toko fisik dan promosi dari mulut ke mulut atau dengan penyebaran pamflet ke warga sekitar atau ke pengendara yang melintas. Namun kini, marketplace seperti Shopee, Lazada, Tokopedia, dan

Harga minyak dunia kembali menjadi perhatian pasar global setelah mengalami kenaikan signifikan sepanjang April 2026. Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, pemangkasan produksi oleh OPEC+, serta meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap pasokan energi global. Berdasarkan perdagangan internasional pada 23 April 2026, harga minyak Brent sempat mendekati US$92

Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, kualitas produk saja tidak lagi cukup untuk menarik perhatian konsumen. Saat ini kemasan produk menjadi salah satu faktor penting yang menentukan minat beli masyarakat. Bagi UMKM, memperbaiki kemasan produk bukan hanya soal tampilan yang menarik, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan profesionalitas usaha

Gambar 1. Perkembangan UMKM Digital di Indonesia Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mengukuhkan posisinya sebagai pilar utama perekonomian Indonesia yang tak tergantikan. Berdasarkan estimasi data terbaru tahun 2026, sektor ini menyumbang sekitar 61 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional sekaligus menyerap hamping 70 persen tenaga kerja Indonesia.




