
Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, kualitas produk saja tidak lagi cukup untuk menarik perhatian konsumen. Saat ini kemasan produk menjadi salah satu faktor penting yang menentukan minat beli masyarakat. Bagi UMKM, memperbaiki kemasan produk bukan hanya soal tampilan yang menarik, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan profesionalitas usaha

Gambar 1. Perkembangan UMKM Digital di Indonesia Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mengukuhkan posisinya sebagai pilar utama perekonomian Indonesia yang tak tergantikan. Berdasarkan estimasi data terbaru tahun 2026, sektor ini menyumbang sekitar 61 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional sekaligus menyerap hamping 70 persen tenaga kerja Indonesia.

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam pelayanan publik di Indonesia, termasuk dalam proses pengajuan sertifikasi halal. Saat ini, pelaku usaha tidak lagi harus datang langsung ke kantor untuk mengurus sertifikasi halal karena pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal telah menyediakan layanan digital melalui website SIHALAL. Kehadiran sistem

Perkembangan teknologi digital saat ini telah mengubah total cara masyarakat dalam mengelola keuangan dan beraktivitas sehari-hari, terutama bagi generasi muda. Salah satu perubahan paling nyata yang terjadi adalah bagaimana ekosistem digital menggeser metode pembayaran konvensional ke arah nontunai. Sebagai bagian dari generasi muda yang tumbuh di era ini, mayoritas dari




